Halaman

    Social Items

Badan Usaha Milik Negara PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang mengoperasikan Mandalika Special Economic Zone (SEZ Mandalika) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus membangun tujuan wisata ramah lingkungan di daerah tersebut. Perusahaan, mengikuti konsep pariwisata hijau, sekarang bermitra dengan Universitas Mataram (Unram) untuk melakukan serangkaian studi yang bertujuan untuk keberhasilan pembangunan taman burung di hutan bakau yang terletak di KEK Mandalika.

ITDC akan membangun taman burung di hutan bakau di KEK Mandalika
ITDC akan membangun taman burung di hutan bakau di KEK Mandalika

Selain berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi burung dan burung liar di daerah tersebut, taman burung ini dijadwalkan untuk menjadi tujuan wisata di masa depan. Kepala Urusan Umum KEK Mandalika I Gusti Lanang Bratasuta mengkonfirmasi penelitian bersama dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Santika Mataram pada hari Jumat, 29 Juni. Dia mengatakan hutan bakau di daerah Mandalika membentang 70 hektar di sisi timur.

Taman burung akan didukung oleh akses jalan ke area hutan bakau. "Ini juga akan berfungsi sebagai area bersarang sementara untuk burung-burung yang bermigrasi seperti pelican Australia, dan ini kemungkinan akan menarik pengunjung," kata Bratasuta.

SEZ Mandalika, yang meliputi total luas 1.175 ha, adalah salah satu dari 10 Destinasi Baru Bali, diresmikan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada bulan September 2017.

Secara luas dianggap sebagai tujuan wisata pemula, 10 investor dicatat oleh ITDC telah mulai mengembangkan daerah tersebut. Pembangunan hotel dengan total nilai investasi hingga Rp 20 triliun dikatakan sudah dalam perjalanan. “Kami yakin bahwa target 2020 untuk memiliki 1.200 kamar [hotel] di kawasan ini akan tercapai,” kata Bratasuta.

Seiring dengan kamar hotel, infrastruktur termasuk taman pantai, area perdagangan untuk usaha kecil dan menengah dan sirkuit MotoGP juga direncanakan akan dibangun.

Yang terakhir akan dibangun oleh perusahaan Perancis Vinci Construction Grands Projets, yang dilaporkan telah mengunjungi Mandalika beberapa kali. Mereka sekarang sedang menyelesaikan persiapan seperti studi kelayakan dan persyaratan lain untuk membangun sirkuit. Total investasi oleh perusahaan diperkirakan mencapai US $ 600 juta.

Vinci juga dilaporkan berinvestasi dalam pembangunan sejumlah hotel di daerah itu untuk membantu menampung puluhan ribu pelancong yang diharapkan berkunjung untuk menonton balapan MotoGP.

ITDC akan membangun taman burung di hutan bakau di KEK Mandalika

Badan Usaha Milik Negara PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), yang mengoperasikan Mandalika Special Economic Zone (SEZ Mandalika) di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus membangun tujuan wisata ramah lingkungan di daerah tersebut. Perusahaan, mengikuti konsep pariwisata hijau, sekarang bermitra dengan Universitas Mataram (Unram) untuk melakukan serangkaian studi yang bertujuan untuk keberhasilan pembangunan taman burung di hutan bakau yang terletak di KEK Mandalika.

ITDC akan membangun taman burung di hutan bakau di KEK Mandalika
ITDC akan membangun taman burung di hutan bakau di KEK Mandalika

Selain berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi burung dan burung liar di daerah tersebut, taman burung ini dijadwalkan untuk menjadi tujuan wisata di masa depan. Kepala Urusan Umum KEK Mandalika I Gusti Lanang Bratasuta mengkonfirmasi penelitian bersama dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Santika Mataram pada hari Jumat, 29 Juni. Dia mengatakan hutan bakau di daerah Mandalika membentang 70 hektar di sisi timur.

Taman burung akan didukung oleh akses jalan ke area hutan bakau. "Ini juga akan berfungsi sebagai area bersarang sementara untuk burung-burung yang bermigrasi seperti pelican Australia, dan ini kemungkinan akan menarik pengunjung," kata Bratasuta.

SEZ Mandalika, yang meliputi total luas 1.175 ha, adalah salah satu dari 10 Destinasi Baru Bali, diresmikan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada bulan September 2017.

Secara luas dianggap sebagai tujuan wisata pemula, 10 investor dicatat oleh ITDC telah mulai mengembangkan daerah tersebut. Pembangunan hotel dengan total nilai investasi hingga Rp 20 triliun dikatakan sudah dalam perjalanan. “Kami yakin bahwa target 2020 untuk memiliki 1.200 kamar [hotel] di kawasan ini akan tercapai,” kata Bratasuta.

Seiring dengan kamar hotel, infrastruktur termasuk taman pantai, area perdagangan untuk usaha kecil dan menengah dan sirkuit MotoGP juga direncanakan akan dibangun.

Yang terakhir akan dibangun oleh perusahaan Perancis Vinci Construction Grands Projets, yang dilaporkan telah mengunjungi Mandalika beberapa kali. Mereka sekarang sedang menyelesaikan persiapan seperti studi kelayakan dan persyaratan lain untuk membangun sirkuit. Total investasi oleh perusahaan diperkirakan mencapai US $ 600 juta.

Vinci juga dilaporkan berinvestasi dalam pembangunan sejumlah hotel di daerah itu untuk membantu menampung puluhan ribu pelancong yang diharapkan berkunjung untuk menonton balapan MotoGP.

No comments