Halaman

    Social Items

Indonesia adalah salah satu pemain terbesar di industri hotel Asia-Pasifik, menurut HVS Asia-Pacific Hotel Operator Guide 2018. Studi ini, yang disusun pada bulan Desember 2017, mengungkapkan bahwa Cina mendominasi industri hotel Asia-Pasifik dengan pangsa pasar 50 persen , dengan 2.754 properti pipa yang ada dan 1.532, diikuti oleh Australia dengan pangsa pasar 10 persen dan India dengan 8 persen. Sementara itu, Indonesia dikatakan memiliki 6 persen pangsa pasar dengan 356 properti pipeline dan 228 properti.

Indonesia termasuk pemain terbesar di industri perhotelan Asia-Pasifik
Indonesia termasuk pemain terbesar di industri perhotelan Asia-Pasifik

Daniel J. Voellm, managing partner Asia-Pasifik di HVS International, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa studi tersebut mencakup 31 negara dan teritori, 1.038 pasar dengan hotel yang ada, serta 718 pasar dengan hotel yang diusulkan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa Bali dan Jakarta termasuk di antara 15 pasar berdasarkan jumlah properti. Bali berada di peringkat keenam dengan 96 properti bermerek, sementara Jakarta berada di peringkat ke sembilan dengan 80 properti bermerek.

Adapun 15 pasar teratas berdasarkan jumlah kamar, Jakarta peringkat kedelapan dengan 17.575 dan Bali peringkat kesembilan dengan 17.257.

Indonesia termasuk pemain terbesar di industri perhotelan Asia-Pasifik

Indonesia adalah salah satu pemain terbesar di industri hotel Asia-Pasifik, menurut HVS Asia-Pacific Hotel Operator Guide 2018. Studi ini, yang disusun pada bulan Desember 2017, mengungkapkan bahwa Cina mendominasi industri hotel Asia-Pasifik dengan pangsa pasar 50 persen , dengan 2.754 properti pipa yang ada dan 1.532, diikuti oleh Australia dengan pangsa pasar 10 persen dan India dengan 8 persen. Sementara itu, Indonesia dikatakan memiliki 6 persen pangsa pasar dengan 356 properti pipeline dan 228 properti.

Indonesia termasuk pemain terbesar di industri perhotelan Asia-Pasifik
Indonesia termasuk pemain terbesar di industri perhotelan Asia-Pasifik

Daniel J. Voellm, managing partner Asia-Pasifik di HVS International, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa studi tersebut mencakup 31 negara dan teritori, 1.038 pasar dengan hotel yang ada, serta 718 pasar dengan hotel yang diusulkan. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa Bali dan Jakarta termasuk di antara 15 pasar berdasarkan jumlah properti. Bali berada di peringkat keenam dengan 96 properti bermerek, sementara Jakarta berada di peringkat ke sembilan dengan 80 properti bermerek.

Adapun 15 pasar teratas berdasarkan jumlah kamar, Jakarta peringkat kedelapan dengan 17.575 dan Bali peringkat kesembilan dengan 17.257.

No comments